Selidiki Kasus Penembakan Guru SD, TNI-Polri Petakan Kekuatan KKB di Puncak Papua

Andi Mohammad Ikhbal
Para anggota KKB yang meneror masyarakat sipil di Papua. (Foto: TNI)

JAYAPURA, iNews.id - Personel gabungan TNI-Polri memetakan kekuatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua. Komplotan tersebut diduga menjadi dalang penembakan guru SD di Kampung Julukoma.

Informasi yang dihimpun iNews.id, KKB yang menguasai Kabupaten Puncak berasal dari Kodap III Kemabu dan Pok Yambi. Jumlah anggotanya sebanyak 75 orang.

Ada 30 pucuk senjata api, baik laras pendek dan panjang yang dimiliki komplotan tersebut. Kelompok ini diduga terlibat dalam kasus penembakan warga sipil yang berprofesi sebagai guru SD di wilayah Beoga.

Insiden penembakan ini terjadi di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (8/4/2021) pukul 09.50 WIT. Korban  atas nama Oktovianus Rayo (43).

Dalam laporannya Kapolsek Beoga, Ipda Ali Akbar mengatakan, kronologinya berawal saat orang tak dikenal diduga KKB mendatangi rumah korban.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
1 hari lalu

Komnas HAM Kecam Penembakan 3 ASN Jayawijaya: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Bunuh Warga

2 hari lalu

1 Korban Penyanderaan KKB di Mimika Meninggal Kelaparan, 20 Hari di Hutan Tanpa Makan-Minum

2 hari lalu

Cerita Demerina Korban Penculikan KKB di Mimika, Tidak Makan dan Berteman Mayat

2 hari lalu

1 Korban Penyanderaan KKB di Jila Mimika Berhasil Diselamatkan, Dievakuasi ke Timika

5 hari lalu

Pilu! Dokter Hewan asal Sikka Korban Penembakan KKB Tinggalkan Anak 5 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal