"Kami menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian melakukan penelusuran hingga menemukan para korban. Mereka (OPM) sudah menunggu kedatangan kami dan melepaskan tembakan. Namun situasi dapat kami antisipasi sehingga proses evakuasi tetap berhasil dilaksanakan," kata Mayjen TNI Yudha Airlangga.
Pasca-evakuasi, TNI memperketat pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi gangguan keamanan susulan dari kelompok bersenjata OPM, sementara proses identifikasi akhir korban terus berkoordinasi dengan pihak RSUD Dekai dan Pemkab Yahukimo.