Trauma, Puluhan Guru di Nduga Mengungsi Pascakontak Senjata KKB-TNI

Antara
Ilustrasi pasukan TNI di Kabupaten Nduga, Papua. (Foto: IST)

“Jumlah guru ada 120 menurut data Dinas Pendidikan Nduga. Tetapi yang ditempatkan di sini masih diatur. Mereka akan tersebar di 12 kelas, namun masih akan diatur lagi per kelasnya,” katanya.

Guru-guru yang mengungsi ini sebelumnya mengajar di 10 SD, 5 SMP, dan 2 SMA di Kabupaten Nduga. Pada lokasi pembangunan 12 ruang sekolah darurat untuk anak-anak pengungsi Nduga di Jayawijaya, sejumlah guru yang bukan penduduk lokal Nduga itu selalu hadir untuk mengajar para siswa setempat.


Sekolah darurat sudah mulai berjalan pada 11 Februari. Jumlah siswa pengungsi yang terdata hingga saat ini sebanyak 406 orang. Para siswa itu merasa trauma dengan aktivitas baku tembak serta bunyi tembakan. Mereka lari meninggalkan kampung halaman mereka tanpa membawa peralatan sekolah seperti buku dan pensil.

“Tapi kami bersyukur guru-guru menyumbang, sehingga setiap anak mendapat satu buku dan satu alat tulis,” kata Ence.

Informasi terakhir juga menyebutkan bahwa kepala Dinas Pendidikan Nduga belum mengunjungi sekolah darurat itu, karena masih berada di luar Papua.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 hari lalu

Anggota KKB DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Mimika

7 hari lalu

2 Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak di Nduga, TNI Sita Uang Puluhan Juta

8 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

16 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

18 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal