3 Terpidana Mati Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Warga SAD Tahun 2000 Belum Dieksekusi

Antara
Kajati Jambi Sapto Subroto bersama Wajati dan pejabat lainnya saat ekspos akhir tahun di Kejati Jambi.(Foto: Antara/Nanang Mairiadi)

JAMBI, iNews.id - Tiga warga Merangin yang menjadi terpidana matikasus pembunuhan, pencurian yang disertai dengan pemerkosaan warga Suku Anak Dalam (SAD) pada 2000 ditahan di Lapas Kelas II A Besi, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Proses hukum ketiganya bisa dilakukan oleh ketiga terpidana mati tersebut juga belum selesai.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Sapto Subroto saat rilis akhir tahun di Jambi, Selasa, mengatakan saat ketiga terpidana mati asal Jambi adalah Syofian bin Azwar, Harun bin Ajis serta Sargawi bin Sanusi, ketiganya belum dieksekusi dan masih menunggu proses yang ada. Sapto menyebutkan sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi, pengajuan Peninjauan Kembali (PK) seorang terpidana tidak boleh dibatasi. Jika sebelumnya hanya boleh dua kali ajukan PK, saat ini setelah ada putusan MK, PK tidak dibatasi.

"Jadi, pemerintah menghormati proses hukum yang ada,” kata Sapto Subtroto.

Kasus pembunuhan sadis itu terjadi pada Sabtu 29 September 2000, sekitar pukul 19.30 WIB di daerah Ulu Sungai Kunyit, Dusun Petekun, Desa Baru Nalo, Kecamatan Batang Masumai (Kecamatan Bangko saat itu). Kejadian itu bermula ketika Harun, bersama dengan Sargawi dan Syofial, melakukan pencurian di sebuah rumah yang terletak di daerah Ulu Sungai Kunyit, Dusun Petekun, Desa Baru. 

Awalnya ketiganya berniat melakukan pencurian namun ternyata mereka juga memperkosa Arrau warga SAD yang tinggal di rumah tersebut sebelum membunuhnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Usai Pra-Rekonstruksi Mutilasi Istri Siri-Anak di Madiun, Dwi Bagus Bersujud ke Istri Sah

1 hari lalu

Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri-Anak, Ibu Korban: Hati Saya Hancur!

10 hari lalu

Pengakuan Sadis Pemuda Brebes Mutilasi Ayah Jadi 10 Bagian, Kesal Ibu Dimarahi

17 hari lalu

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Dipicu Utang Rp25 Juta

18 hari lalu

Terungkap! Motif Anak Bacok Ayah hingga Tewas di Brebes gegara Sakit Hati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal