Cemburu, Istri di Jeneponto Siram Air Mendidih ke Tubuh Suaminya

Sulaiman Nai
Polisi memeriksa pelaku penganiayaan di Jeneponto yang menyiram suaminya dengan air mendidih hingga meninggal dunia. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

"Suami saya kerja grab. Tapi tiga minggu (pekan) hanya kasih uang Rp100.000," ujarnya.

Kanit PPA Satreskrim Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni mengatakan, motif pelaku menyiram air panas ke arah tubuh suaminya lantaran sakit hati dan cemburu.

"Pernikahan secara diam-diam sang suami terbongkar, ketika salah satu sepupu korban memberi tahu ke pelaku bahwa suaminya sudah menikah di Makassar," ujar dia.

Sebelum korban meninggal dunia, korban ini sempat dirawat selama enam hari di Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle di Kabupaten Takalar, Sulsel. Dia mengalami luka melepuh di sekujur badannya.

Untuk proses pemeriksaan dan menghindari amukan dari pihak keluarga korban, pelaku kini diamankan di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Jeneponto.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Polisi Aiptu N Anggota Polres Tegal Kota Ditahan Dugaan Aniaya Perempuan

57 tahun lalu

Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar, Tersangka Akui Perbuatan di 6 TKP

57 tahun lalu

Taufik Hidayat Tersangka Penganiaya dan Penyekap YTR Jalani Rekonstruksi Tertutup

57 tahun lalu

3 Remaja di Wakatobi Diduga Disiksa 2 Oknum Polisi, Disetrum hingga Dipaksa Lompat Laut

57 tahun lalu

Prarekonstruksi Kasus YTR, Polisi Cocokkan Keterangan Tersangka dan Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal