Dikirimi Hadiah, Pasutri Pensiunan BUMN Malah Terjerat Investasi Bodong hingga Rp900 Juta

iNews
Kuasa hukum korban, Machfud Mahbub dan Sya'ban Sartono saat memberikan keterangan pers terkait penipuan online. (Foto: Nirwan).

Menurut kuasa hukum, situs web yang diduga digunakan dalam modus tersebut hingga kini masih dapat diakses. Akun milik korban juga masih terbuka dan menampilkan saldo, tetapi dana di dalamnya tidak dapat ditarik.

Komunikasi dalam grup WhatsApp juga disebut masih berlangsung hingga 3-4 Oktober 2026. Korban bahkan masih mendapat bujuk rayu agar kembali memenuhi permintaan dana.

Kerugian besar tersebut membuat kondisi korban semakin sulit. Rumah mereka yang telah digadaikan untuk memenuhi permintaan uang kini masih ditempati, sementara pasangan tersebut disebut mengalami trauma akibat kerugian dan intimidasi.

Kuasa hukum berharap polisi dapat mengungkap pihak-pihak di balik dugaan investasi bodong tersebut, termasuk orang yang diduga menawarkan pinjaman fiktif dan pihak yang mengirim ancaman.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Gowa Andi Muhammad Alfian mengatakan laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Polisi akan berupaya mengidentifikasi pihak yang diduga berada di balik penipuan tersebut.

"Insya Allah, kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi keberadaan pelaku," kata Alfian.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
19 hari lalu

Ratusan Korban Investasi Bodong Geruduk Polres Ternate, Tuntut Uang Puluhan Miliar Dikembalikan

3 jam lalu

Demo di Kantor Pos Sungguminasa Gowa Ricuh, Pintu Kaca Pecah

6 jam lalu

Kecelakaan di Gowa, Mahasiswa UIN Makassar Kritis jadi Korban Tabrak Lari Truk

1 hari lalu

Viral! Geng Motor Serang Permukiman Warga di Gowa Gunakan Busur Panah

2 hari lalu

Kecelakaan Maut di Gowa, 3 Remaja Boncengan Motor Tewas gegara Ngebut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal