Jemaah Sesalkan KPK Sita Masjid yang Dibangun Nurdin Abdullah

Antara
Bangunan masjid yang disita KPK. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Jamaah menyesalkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menyita bangunan masjid yang dibangun Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah. Padahal bangunan tersebut dipakai warga untuk beribadah.

Masjid yang disita KPK berada di Dusun Arra, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros. Meski belum rampung sepenuhnya, namun sudah mulai dimanfaatkan masyarakat setempat untuk menggelar salat berjemaah.

"Tidak ada orang yang bisa memiliki secara pribadi masjid itu, pasti akan dipakai salat," kata Kepala Dusun Arra, Daeng Rala, saat dikonfirmasi, Selasa (22/6/2021).

Pembangunan masjid tersebut, kata dia, memang diinisiasi Nurdin Abdullah. Namun sejak ada perkara di KPK, pembangunan masjid dihentikan

Sementara Ketua Pengurus masjid setempat, Suardi Daeng Nojeng mengatakan, masjid ini sebetulnya sangat membantu warga menjalankan ibadah salat berjemaah. Sebab masjid lain di wilayah itu jaraknya cukup jauh.

Meski belum dilengkapi fasilitas pengeras suara, karpet dan pendingin udara, tetapi sudah bisa dipakai salat berjemaah. Karena ada tandon penampung air untuk berwudu.

"Sudah dipakai salat warga di sini, biasa juga ada orang lewat singgah salat. Karena sudah disita KPK, orang tidak berani beribadah di situ, karena papan KPK berdiri di dekat masjid," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Nenek Jumariah, Ikon Haji Dunia asal Maros Pulang Pakai Baju Bling-Bling

57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Kasus Dugaan Suap Proyek di Pemkab

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal