Sekitar 30 personel Manggala Agni juga diterjunkan ke lokasi. Petugas menggunakan metode pemadaman langsung, terutama untuk menekan api yang berada di bagian kaki karst.
"Langkah yang kami lakukan semalam, kami menggunakan metode pemadaman langsung yang berada di kaki-kaki karst. Kami berkolaborasi dengan pemadam kebakaran kewilayahan pangkep dan pemadam kebakaran PT semen tonasa, termasuk dengan penyuplai air, sehingga kami mampu menekan sebaran api yang berada di kaki-kaki karst," ucapnya.
Dukungan armada dan pasokan air dari pemadam kebakaran membantu petugas menekan sebaran api di bagian kaki karst. Meski demikian, sejumlah titik api di kawasan TN Bantimurung-Bulusaraung masih menjadi perhatian petugas.
Jarak titik api terdekat dengan kawasan masyarakat diperkirakan sekitar 150 meter. Kondisi tersebut membuat petugas memperkuat penyekatan untuk mencegah api meluas dan mendekati permukiman.
Petugas gabungan juga terus melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk mengantisipasi munculnya kembali api. Pemantauan dilakukan secara berkala, terutama pada area yang masih memiliki potensi terbakar.