Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas disiagakan di lokasi. Mereka berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke permukiman warga maupun kawasan wisata Pinus Malino.
Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
"Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran hutan dan lahan tersebut," kata Kombes Muhammad Yusuf dikutip dari iNews Celebes, Jumat (21/8/2026).
Petugas juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi lahan kering. Warga diminta tidak membakar sampah di lahan terbuka dan tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran.