Petugas langsung membubarkan tawuran antarwarga itu. Dari lokasi tampak berserakan panah, batu, dan pecahan botol dari bom molotov.
"Sudah empat hari berturut-turut. Hari ini dari sholat jumat hingga malam," kata Daeng Ampa, salah seorang warga setempat.
Antisipasi tawuran lanjutan dilakukan polisi dengan mempertemukan tokoh masyarakat setempat.
"Penyebab tawuran hanya persoalan sepele ketersinggungan antara warga," ujar personel Polres Pelabuhan Kota Makassar Ipda Gushar.
Kendati dibubarkan, tak ada satu pun warga terlibat tawuran yang diamankan. Namun petugas kepolisian masih disiagakan di lokasi untuk mencegah tawuran susulan.