UIN Alauddin Makassar Akan Gelar Salat Gerhana di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa

Sindonews
Herni Amir
Ilustrasi gerhana matahari cincin. (Foto: BMKG)

"Namun kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk ikut memantau dan salat gerhana bersama," ujar dia.

Fatmawati mengatakan, fenomena gerhana terjadi saat piringan bulan menutupi piringan matahari sebesar 68,44 persen. Dalam catatan astronomi Islam fenomena ini pernah terjadi di Indonesia pada tanggal 22 Agustus 1998, 26 Januari 2009, 26 Desember 2019 dan nanti 21 Mei 2031.

Muhammad Rasywan Syarief, salah seorang dosen Falaq mengatakan, fenomena gerhana cincin tahun ini terbilang sangat langka. Pasalnya diketahui dalam catatan sejarah Islam, peristiwa ini terakhir terjadi pada tanggal 27 Januari 632.

Karena itulah, fenomena gerhana matahari cincin yang terjadi 26 Desember 2019 sama dengan tipe gerhana yang telah terjadi di masa Rasulullah 1387 tahun silam.

"Fenomena inilah menjadi pertama dan terakhir kalinya Rasulullah saw menyeru dan melaksanakan salat gerhana kepada umatnya semasa hidupnya," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
7 hari lalu

Ngeri! Tangan Bocah Laki-Laki di Gowa Tertancap Pagar Besi Rumah Tetangga

8 hari lalu

Bejat! Kakek di Gowa Perkosa Keponakan Disabilitas hingga Hamil

10 hari lalu

Pendaki Jatuh di Gunung Bulu Baria Gowa, Cedera Tulang Ekor hingga Tak Bisa Berjalan

13 hari lalu

Bakar Sampah di Lantai 3, Bangunan Rumah di Gowa Ikut Hangus Dilalap Api

15 hari lalu

Momen Unik, Pengantin Pria di Gowa Dievakuasi Damkar gegara Salah Pasang Cincin Kawin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal