4.400 Desa di Daerah 3T Belum Dialiri Listrik, Ini Permintaan Dirut PLN

Suparjo Ramalan
Lebih dari 4.400 desa di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) belum dialiri listrik. (Foto: Dok. PLN/Ilustrasi)

Adapun PMN 2022 dialokasikan untuk pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT). Khususnya, membangun infrastruktur pembangkitan dengan sumber daya setempat berupa PLTA dan PLTP sebesar Rp0,22 triliun.

Lalu, fungsi transmisi dan gardu induk untuk menghubungkan kelistrikan di daerah 3T sebesar Rp 2,56 triliun. Kemudian, fungsi distribusi dan listrik desa untuk mendukung menyambungkan pelanggan dan mendorong pengembangan daerah pariwisata super prioritas sebesar Rp2,22 triliun.

Sementara, PMN pada 2023 sebesar Rp10 triliun akan dialokasikan untuk pembangkitan EBT, khususnya infrastruktur PLTA, PLTS, PLTP, dan PLTM senilai Rp1,74 triliun.

Sedangkan, fungsi transmisi dan gardu induk untuk menghubungkan listrik di daerah terpencil sebesar Rp3,78 triliun. Lalu, fungsi distribusi dan listrik desa untuk menyambungkan pelanggan mencapai Rp4,48 triliun. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
4 jam lalu

Warga Tunggul Pandean Jepara Dukung Penuh Proyek Gardu Induk PLN di Nalumsari

1 bulan lalu

Komplotan Pencuri Tembaga Menara PLN di Mamuju Ditangkap, Raup Rp80 Juta

2 bulan lalu

Sejumlah Wilayah Sumatera Gelap akibat Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN

3 bulan lalu

Terungkap! Penjaga Kafe di Lampung Komplotan Pencuri Kabel PLN, Aksinya Tergolong Nekat

4 bulan lalu

Viral Detik-Detik Pencuri Kabel di Jambi Gosong Terpanggang Listrik 20.000 Volt

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal