Banjir Parah di Malaysia Belum Surut,  Warga Tuding Pemerintah Lamban

Abdul Jalal
Umaya Khusniah
Banjir yang menerjang Malaysia menyebabkan delapan orang tewas dan 61.000 lainnya mengungsi. (Foto: Instagram)

"Alasan pemerintah terkait ketinggian air yang terlalu tinggi dan menunda penyelamatan dan distribusi makanan tidak dapat diterima. Pemerintah memiliki begitu banyak aset seperti kapal, helikopter, dan tim yang terlatih secara profesional," katanya.

Anggota parlemen Partai Aksi Demokrat (DAP), Ong Kian Ming melalui akun Facebooknya mengaku menggunakan dua kayak sendiri untuk melakukan misi penyelamatan di Taman Sri Muda mulai Minggu.

Dia mengatakan, hal itu merupakan tantangan karena daerah permukiman tersebut memiliki lebih dari 10.000 penduduk. Ketinggian air mencapai 2,4 meter. Dia mengaku  berhasil menyelamatkan sekitar 40 orang.

Anggota parlemen oposisi di Parlemen mengajukan pertanyaan mengapa pihak berwenang begitu tidak siap menghadapi banjir yang parah tersebut. 

"Ini telah mempengaruhi ribuan korban. Beberapa mengungsi di atap rumah mereka, dan ini terjadi di Lembah Klang, daerah paling maju di Malaysia," kata Sekretaris Jenderal DAP, Lim Guan Eng.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Dirujak Netizen, Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf usai Hina Emak-Emak Pendemo MBG

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Sabu 6,9 Kg dari Malaysia, 1 Kurir Narkoba Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal