Banjir Parah di Malaysia Belum Surut,  Warga Tuding Pemerintah Lamban

Abdul Jalal
Umaya Khusniah
Banjir yang menerjang Malaysia menyebabkan delapan orang tewas dan 61.000 lainnya mengungsi. (Foto: Instagram)

Sementara itu, anggota parlemen Amanah Mohamad Sabu mengatakan, daerah pemilihannya Kota Raja di Klang juga terkena dampak parah. Kondisi saat ini, tidak ada cukup perahu di kawasan tersebut. 

"Saya tidak tahu apa yang dilakukan perdana menteri. Bahkan pada hari kedua, tidak ada bantuan," katanya seperti dikutip situs berita online Free Malaysia Today.

Sementara beberapa toko serba ada di bagian Taman Sri Muda yang terendam banjir dilaporkan dibobol.

“Kami telah memobilisasi tim pencegahan kejahatan dengan bantuan dari Pasukan Operasi Umum, ke daerah-daerah yang terkena dampak,” kata Asisten Komisaris OCPD, Shah Alam Baharudin Mat Taib kepada The Star.

Netizen menuduh menantu Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, Jovian Mandagie menggunakan helikopter pemerintah untuk menghindari banjir. Sementara banyak korban lain terdampar. 

Namun hal itu dibantah melalui akun Instagram. Dia mengatakan itu merupakan helikopter komersial.

"Saya tidak menggunakan aset pemerintah. Saya tidak akan menggunakan sesuatu yang bukan hak saya. Kalian semua ingin mengutuk saya, silakan tapi itu fitnah," katanya. 

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Senilai Rp68 Miliar, Diduga dari Malaysia

15 hari lalu

Polda Kaltim Ungkap Kasus Sabu dan Pil Ekstasi di Balikpapan, Buru Pemasok asal Malaysia

18 hari lalu

Rampung Jalani Proses Hukum, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

24 hari lalu

Perkuat Sinergi Indonesia–Malaysia, Menteri Imipas Tinjau 46 PMI di DTI Semenyih

24 hari lalu

Menteri Imipas Pastikan Percepatan Pemulangan 46 PMI Bermasalah dari Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal