Banjir Parah di Malaysia Belum Surut,  Warga Tuding Pemerintah Lamban

Abdul Jalal
Umaya Khusniah
Banjir yang menerjang Malaysia menyebabkan delapan orang tewas dan 61.000 lainnya mengungsi. (Foto: Instagram)

Angkatan bersenjata, polisi, dan lembaga lainnya bergegas menyelamatkan mereka yang masih terjebak di rumah. Sementara kelompok sukarelawan dan individu juga ikut membantu proses evakuasi.

Kembara Kitchen bekerja sepanjang waktu dan telah mendistribusikan sekitar 1.500 makanan siap konsumsi dan 3.000 makanan kemasan kepada para korban banjir.

"Kami bekerja dengan responden pertama untuk memberikan makanan kemasan kepada mereka yang masih terdampar dan hanya dapat dicapai dengan perahu. Kami juga bekerja dengan pihak berwenang untuk mendistribusikan makanan panas ke tempat penampungan yang kekurangan makanan," kata salah satu pendiri Kembara Kitchen, Chan Yi Lyn seperti dikutip dari The Straits Times.

Anggota parlemen Klang Charles Santiago mengatakan, banyak keluarga masih terjebak di atap rumah mereka. Ini karena ketinggian air masih berbahaya. 

Dia pun mengkritik pemerintah yang lamban dalam mengaktifkan upaya penyelamatan dan bantuan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Dirujak Netizen, Wakil Ketua DPRD Cirebon Minta Maaf usai Hina Emak-Emak Pendemo MBG

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Sabu 6,9 Kg dari Malaysia, 1 Kurir Narkoba Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal