Lacak asal Anoa dan Babi Rusa Dijual di Pasar Tradisional, BKSDA Sulut Patroli Perbatasan

Antara
Anoa, satwa endemik Sulawesi saat ini ditangkarkan untuk mencegah kepunahan. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) melacak asal satwa endemikAnoa dan Babi Rusa yang dijual di pasar tradisional. Patroli perbatasan pun tetap dilakukan untuk mengantisipasi penjualan satwa endemik tersebut. 

"Berdasarkan survei dan penelitian, kami masih temukan satwa endemik seperti Anoa dan Babi Rusa dijual di pasar tradisional," kata Kepala BKSDA Sulut Askhari Dg Masikki di Manado, Selasa (8/11/2022).

Menurut dia, belum diketahui pasti apakah kedua satwa endemik yang ditemukan di pasar tersebut berasal dari wilayah Sulut atau luar Sulut.

Apalagi, menurut dia, sebagian besar konsumsi daging satwa liar yang masuk ke daerah ini berasal dari luar Sulut.

"Daging satwa liar yang masuk ke sini berasal dari Kendari (Sulawesi Tenggara), Palu (Sulawesi Tengah), dan Sulawesi Selatan," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

57 tahun lalu

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung di Karangasem, Ditemukan 12 Jenis

57 tahun lalu

Geger Temuan Jejak Diduga Harimau Resahkan Warga Lampung Timur, Ini Kata BKSDA

57 tahun lalu

Kejati Kalsel Geledah Kantor BKSDA, Dokumen dan Barang Elektronik Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal