Lacak asal Anoa dan Babi Rusa Dijual di Pasar Tradisional, BKSDA Sulut Patroli Perbatasan

Antara
Anoa, satwa endemik Sulawesi saat ini ditangkarkan untuk mencegah kepunahan. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) melacak asal satwa endemikAnoa dan Babi Rusa yang dijual di pasar tradisional. Patroli perbatasan pun tetap dilakukan untuk mengantisipasi penjualan satwa endemik tersebut. 

"Berdasarkan survei dan penelitian, kami masih temukan satwa endemik seperti Anoa dan Babi Rusa dijual di pasar tradisional," kata Kepala BKSDA Sulut Askhari Dg Masikki di Manado, Selasa (8/11/2022).

Menurut dia, belum diketahui pasti apakah kedua satwa endemik yang ditemukan di pasar tersebut berasal dari wilayah Sulut atau luar Sulut.

Apalagi, menurut dia, sebagian besar konsumsi daging satwa liar yang masuk ke daerah ini berasal dari luar Sulut.

"Daging satwa liar yang masuk ke sini berasal dari Kendari (Sulawesi Tenggara), Palu (Sulawesi Tengah), dan Sulawesi Selatan," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Pilu! Induk Orangutan Luka Bakar Ditemukan Bersama Bayinya di Tengah Karhutla Kalteng

1 bulan lalu

Paus Raksasa 8 Meter Ditemukan Mati di Hutan Bakau Inhil, Beratnya 4 Ton

2 bulan lalu

Viral Gajah Zidan Dirantai 3 Tahun di Kebun Binatang Bukittinggi, BKSDA Sumbar Buka Suara

2 bulan lalu

Dramatis! BKSDA Evakuasi Induk dan Bayi Orangutan yang Terjebak Karhutla di Sampit

6 bulan lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal