Memalukan, Puluhan Staf WHO Lecehkan Banyak Perempuan, Korban Hamil dan Dipaksa Aborsi

Ahmad Islamy Jamil
Logo WHO (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Namun, ternyata sopir itu membawanya ke sebuah hotel. Di sana, Jolianne diperkosa pelaku hingga hamil dan melahirkan anak.

Beberapa perempuan Kongo yang sudah dipekerjakan di WHO mengatakan kepada tim peninjau bahwa mereka terus dilecehkan secara seksual oleh para pria yang punya kedudukan lebih tinggi di struktur kelompok kerja organisasi itu. Para pelaku juga memaksa korban berhubungan seks agar bisa tetap bekerja. Beberapa bahkan diiming-imingi bakal mendapatkan posisi yang lebih baik di kelompok kerja itu.

Beberapa korban lainnya mengatakan, mereka dipecat karena menolak berhubungan seks. Sementara, yang lain malah tidak mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan bahkan setelah menuruti hawa nafsu para pelaku.

Pada Juni tahun lalu, Pemerintah Kongo mengumumkan berakhirnya wabah Ebola yang sudah berlangsung selama dua tahun. Endemi itu telah menewaskan lebih dari 2.200 orang, atau menjadi wabah terbesar kedua sejak virus itu diidentifikasi pertama kali pada 1976.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ayah di Probolinggo Perkosa Anak Kandung selama 6 Tahun sejak SD, Warga Murka

5 hari lalu

Bayi 8 Bulan Kritis hingga Meninggal di Labura, Diduga Korban Kekerasan Seksual

1 bulan lalu

Gadis di Lamongan Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung selama Bertahun-tahun

2 bulan lalu

Kasus Pelecehan Seksual, Pengacara Santriwati Minta Oknum Kiai di Pati Dihukum Kebiri

2 bulan lalu

Oknum ASN di Cianjur Cabuli Remaja, Modus Janjikan Lolos jadi Pegawai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal