Menteri Energi Dipecat, Diduga Terlibat Korupsi Bahan Bakar

Umaya Khusniah
Presiden Malawi, Lazarus Chakwera memecat Menteri Energi, Newton Kambala karena terlibat kasus korupsi kontrak bahan bakar. (Foto: Jacob Nankhonya)

Penasihat kepala Presiden Chakwera tentang strategi, Chris Chaima-Banda dan anggota parlemen, Enoch Chihana menjadi pejabat lain yang diduga terlibat. 

Sebelum memberikan jaminan, hakim Florence Msokandiana di pengadilan di ibukota Lilongwe membacakan lima dakwaan: Tiga melawan Kambala dan dua melawan Chihana dan Chaima Banda.

Chaima-Banda, mengatakan dia tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai penasihat presiden sampai diberhentikan oleh Presiden Chakwera.

"Saya tidak akan (mundur). Orang-orang yang meminta presiden untuk memecat saya, jadi saya akan menunggu dia membuat keputusan," katanya.

Kambala merupakan menteri pertama yang ditangkap dalam lebih dari 20 tahun. Dia juga merupakan pejabat kedua kehilangan jabatan dalam kabinet tahun ini.

Sebelumnya, dalam tindakan keras terhadap korupsi, Presiden Chakwera memecat menteri tenaga kerja bulan April lalu. Dia juga menangkap 19 pejabat pemerintah karena penipuan penggunaan dana yang dimaksudkan untuk memerangi pandemi virus corona.

Pemimpin negara Afrika selatan berpenduduk sekitar 18 juta itu terpilih Juni lalu dengan janji memberantas korupsi di pemerintahan.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria Mengaku Anggota Polri Tipu Korban Ratusan Juta, Janjikan Lolos Polisi dan PNS

57 tahun lalu

Polda Jabar Selidiki Wedding Organizer Tipu Ratusan Calon Pengantin di Bandung

57 tahun lalu

Tipu Eks Bupati Natuna Rp3 Miliar, Pelaku Ditangkap di Bekasi Jadi Driver Online

57 tahun lalu

Calon Penumpang Gagal Berangkat, Pria di Kupang Ditangkap Jual Tiket Kapal Pelni Palsu

57 tahun lalu

Calo Polisi dan PNS Tipu Korban Rp600 Juta di Sampang Ditangkap, Modus Punya Orang Dalam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal