BNPB: Tambang Ilegal Harus Ditertibkan, Cegah Jatuh Korban akibat Longsor

Binti Mufarida
Petugas SAR saat mengevakuasi korban longsor tambang emas di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. (Foto: MPI/Rus Akbar)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong aparat penegak hukum untuk menertibkan tambang ilegal. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing beberapa waktu lalu.

Bencana longsor kembali terjadi di kawasan tambang emas ilegal, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, Kamis (26/9/2024). Peristiwa ini menyebabkan 12 orang meninggal dunia.

Sebelumnya pada 7 Juli 2024, longsor juga terjadi di kawasan tambang ilegal di Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Bone Bolango, Gorontalo. Bahkan, saat itu ratusan orang tertimbun longsor dan puluhan orang meninggal.

“Mari kita kurangi atau bisa hentikan pola-pola penambangan yang mungkin kita tidak bicara legal atau ilegal, itu karena ranahnya mungkin aparat penegak hukum, ranahnya ke pemerintah daerah,” ujar Aam sapaan Abdul Muhari dikutip Senin (30/9/20224).

Aam pun mengingatkan jangan sampai ada jatuh korban atau nyawa melayang akibat longsor dari kawasan pertambangan ilegal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

2 hari lalu

Update Korban Gempa NTT, Pengungsi Bertambah jadi 82.691 Jiwa, 72 Meninggal

2 hari lalu

Pengungsi Gempa NTT Bertambah jadi 59.647 Orang, Evakuasi Terkendala Akses Jalan

3 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang, Terbanyak di Manggarai

4 hari lalu

Beda Data dengan Basarnas, BNPB Catat Korban Luka Gempa NTT Tembus 1.182 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal