Korea Utara Dalam Masalah, Bencana Kelaparan Mengintai

Muhaimin
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. (Foto: Ist)

PYONGYANG, iNews.id - Krisis pangan yang melanda Korea Utara (Korut) mulai parah dengan meroketnya harga bahan-bahan pokok. Kondisi ini membuat muncul kekhawatiran bencana kelaparan seperti tahun 1990-an yang menewaskan lebih dari 3 juta warga akan terulang. 

Warga di Ibu Kota Korea Utara, Pyongyang, mengatakan harga sebungkus kopi di sana mencapai USD100 atau lebih dari Rp1,4 juta. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, pada Selasa lalu telah membahas krisis yang berkembang di sektor pertanian di negara itu.

Media Korea Utara melaporkan bahwa Kim mengakui situasi pangan "menjadi tegang" dengan meroketnya harga bahan makanan pokok sebagai akibat dari terjangan badai hebat terhadap industri produk pangan negara.

Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa bencana kelaparan tahun 1990-an akan terulang di Korea Utara, yang menurut beberapa perkiraan menewaskan lebih dari 3 juta warga.

Penutupan perbatasan selama pandemi Covid-19 menghambat perdagangan, menciptakan kelangkaan barang impor termasuk gula, tepung, dan minyak.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hotspot Meningkat, Polda Sumsel Mulai Waspada Karhutla

57 tahun lalu

Sumsel Tetap Agendakan Sriwijaya Expo 2-5 Juli, Ini Tujuannya

57 tahun lalu

Kemenparekraf Pilih Sumsel Tuan Rumah Triathlon 2021, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Korut Harus Siap Konfrontasi dengan Amerika Serikat

57 tahun lalu

Kim Jong Un: Korut Harus Siap Konfrontasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal