Orang-orang di lokasi sempat melerai keduanya. Namun, perselisihan kembali terjadi saat mereka pulang melalui jalan yang sama. Pertikaian kedua juga berhasil dipisahkan oleh teman-teman mereka.
Ketegangan berlanjut ketika DRS mendatangi rumah JA dan menantangnya. Korban bahkan disebut menggedor-gedor pintu rumah pelaku hingga JA tersulut emosi.
JA kemudian mengambil senapan angin dan menembak ke arah DRS. Peluru senapan angin itu mengenai dada korban. Setelah melepaskan tembakan, JA melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya.
"JA mengakui bahwa dia tidak membidik dengan teliti, hanya menembak ke arah DRS. Setelah menembak, JA melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya tanpa mengetahui kondisi korban sebenarnya," ujar Sugeng, Sabtu (10/10/2026).
Korban yang mengalami luka serius kemudian dibawa ke Puskesmas Tiga Runggu sebelum dirujuk ke RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar, untuk mendapatkan perawatan medis.