"Selain mengenakan atribut polisi, mereka mengaku dari BNN dan memegang pistol rakitan. Tujuannya untuk menguasai sepeda motor atau meminta uang dari korban," ujar Yasir.
Saat beraksi, dua orang pelaku menghampiri korbannya yang beristirahat di SPBU. Pelaku yang mengenakan seragam polisi kemudian mengancam korban dengan menggunakan senjata api rakitan miliknya.
"Keduanya langsung menakut-nakuti pelaku dengan seragam Polri dan mengatakan kepada korban jangan lari sambil memegang senjata. Korban langsung lari ketakutan," ungkapnya.
Setelah korban meninggalkan sepeda motornya, pelaku lain yakni Yogi Air Langga, Rudi Efendi, Diki Ari Wibowo, Khairunissa dan Joko Dedi Kurniawan yang menunggu di mobil, langsung mengangkat sepeda motor ke mobil. Saat bersamaan, petugas dari Polsek Sunggal yang sedang melakukan patroli kemudian melihat hal mencurigakan dari mobil komplotan tersebut, sehingga memeriksa para pelaku.
"Selain mengenakan seragam polisi, hasil penggeledahan dari mobil pelaku, ditemukan sejumlah barang bukti seperti id card gadungan bertulis BNN, borgol dan pistol rakitan," katanya.