Pecat 2.000 Honorer, Pemkab Simalungun Tuai Kecaman

Sindonews
Aksi tenaga honorer di Simalungun menuntut pembayaran gaji beberapa waktu lalu. (Foto: Sindonews)

SIMALUNGUN, iNews.id - Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun yang akan memberhentikan ribuan tenaga honorer pada 2019 mendapat kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya dari legislator setempat.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Richard Pandapotan Sidabutar, misalnya, menilai kebijakan Pemkab Simalungun memberhentikan tenaga honor tidak populer dan terkesan lari dari tanggung jawab.

“Pengangkatan tenaga honor merupakan kebijakan Pemkab Simalungun yang tentunya didasari atas kebutuhan dan sudah dikaji kemampuan keuangan daerah untuk membayar gajinya,” ucapnya sata dihubungi via telepon, Kamis (15/11/2018).

Menurut anggota legislatif asal Kabupaten Simalungun ini, jika pemerintah daerah memberhentikan tenaga honor secara massal, ini merupakan bentuk lari dari tanggung jawab apalagi hanya karena alasan rasionalisasi anggaran.

"Pemkab Simalungun jangan lari dari tanggung jawab. Sebab yang mengangkat tenaga honor pemerintah daerah yang tentunya didasari atas kebutuhan dan sudah dikaji sumber gaji mereka (tenaga honor). Jadi sebaiknya pemerintah daerah hati-hati bertindak memberhentikan tenaga honor, tidak boleh semena-mena," sebut Richard.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Kadus di Banjarnegara Masuk Rumah Bidan Lewat Jendela, Digeruduk Warga Tuntut Dipecat

3 bulan lalu

3 ASN Gianyar Dipecat Tidak Hormat, Tersandung Narkoba dan Mangkir Kerja

3 bulan lalu

Polisi di TTS Dipecat karena Tak Disiplin, Kapolres: Ini Jadi Pelajaran bagi Seluruh Personel

4 bulan lalu

Kronologi Honorer Pemkab Tambrauw Ditemukan Tewas Diserang OTK, Tergeletak di Genangan Air

4 bulan lalu

Honorer Pemkab Tambrauw Ditemukan Tewas, Diduga Dicegat OTK di Bamusbama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal