Pengakuan Pedagang Sayur Perempuan yang Dianiaya Preman di Pasar Gambir Deliserdang

Stepanus Purba
Korban Liti Wati Gea (baju putih) bersama anaknya. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Pedagang sayur perempuan yang berjualan sayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang Liti Wari Gea akhirnya angkat bicara terkait kasus penganiayaan yang dialaminya. Korban mengaku dikeroyok karena tidak memberikan uang kepada para mengaku anggota dari salah satu ormas tersebut. 

Liti Wari Gea mengaku dimintai uang sebesar Rp500.000 oleh para pelaku setiba di Pasar Gambir untuk berjualan sayur. Pelaku meminta uang tersebut di pagi hari dan datang lagi kembali di siang hari. 

"Tidak terima karena tidak saya berikan. Saya kemudian ditendang dua kali di bagian perut," kata Liti Wari, Selasa (6/9/2021). 

Liti mengaku dia dikeroyok oleh empat orang pelaku. Tak hanya itu, anak korban juga ikut menjadi korban penganiayaan oleh kelompok preman tersebut. 

"Ada orang yang mau bantu kami juga ikut dipukuli mereka," ujarnya. 

Akibat penganiayaan tersebut, korban Liti Wati sempat mengalami pendarahan.  Selain itu, seluruh tubuh korban juga mengalami luka lebam dan bagian matanya bengkak terkena pukulan. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
13 hari lalu

Viral! Demi Konten, Sopir Truk Ugal-ugalan Melaju Zig-zag di Surabaya

25 hari lalu

Viral! Usai Menginap 2 Tamu Hotel di Bandung Gondol 3 Televisi Terekam CCTV

1 bulan lalu

Viral IRT Ngamuk di Kantor Advokat Karawang, Pengadilan Agama dan Peradi Buka Suara

1 bulan lalu

Viral MC Hajatan Dikeroyok hingga Pingsan di Sragen, Ini Penjelasan Polisi

1 bulan lalu

Viral! Kecewa Suami Selingkuh, Istri di Ponorogo Hancurkan Rumah dan Toko dengan Alat Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal