Pengelola Panti Asuhan Eksploitasi Kesedihan Anak di TikTok, Partai Perindo Minta Pemerintah Perketat Pengawasan

Dimas Choirul
Respons Partai Perindo terkait Pengelola Panti Asuhan Ngemis Online dengan Eksploitasi Anak (foto: Tangkapan Layar)

Lalu hasil sumbangan masyarakat justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi membeli sebidang tanah.

Menurutnya, ada tiga kesalahan di kasus ini. Pertama, eksploitasi kesedihan anak. Kedua, penyalahgunaan media sosial TikTok untuk penggalangan dana.

"Ketiga, penyelewengan bantuan publik yang dipakai untuk kepentingan pribadi," kata Yerry.

Supaya kasus seperti ini tidak berulang lagi, Yerry meminta Pemerintah mengatur regulasi penggunaan TikTok. 

"Harus ada batasan yang jelas apa yang boleh dan tidak boleh ditayangkan di TikTok. Media sosial seperti TikTok bukan untuk jualan dan sarana penggalangan dana," ujar Yerry.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
20 jam lalu

Perkuat Kapasitas dan Soliditas Organisasi, Perindo Sulut Jadikan Pendidikan Politik Ruang Konsolidasi Kader

4 hari lalu

Tekan Mahalnya Bahan Pokok, Legislator Perindo Marselinus Rintis Program Pertanian Pekarangan Terpadu di Sulteng

5 hari lalu

2 Pelaku Jambret HP Wanita Pemesan Ojol di Medan Ditembak usai Lawan Petugas

5 hari lalu

Konsolidasi Menuju 2029: Perindo Sumbar Panaskan Mesin Partai, Rangkul Pemuda Bangun Daerah

6 hari lalu

Kejar Satu Fraksi DPRD, Partai Perindo Bangkalan Perkuat Konsolidasi Akar Rumput

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal