Pertalite Langka, Penarik Betor di Medan Terpaksa Pakai Pertamax

Stepanus Purba
Betor di Medan terpaksa pakai pertamax akibat pertalite langka. (Foto: istimewa)

"Dulu kita pakai Premium. Memang antri, tapi lebih murah. Tapi sejak ada program langit biru, makin susah cari Premium. Sekarang malah Pertalite yang langka. Jadi seperti dibola-bola lah kita," ucapnya. 

Sebelumnya, Staf Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Haris Anza, mengatakan terjadinya kekosongan stok BBM jenis Pertalite di Medan dan sejumlah daerah lainnya di Sumut, dikarenakan adanya faktor kenaikan konsumsi rata-rata harian sejak penurunan PPKM di wilayah Sumut.

"Ada peningkatan konsumsi rata-rata 9 persen untuk jenis gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) dan 10 persen untuk jenis gasoil (Solar dan Dex Series)," sebut Haris.

Selain itu, dalam sepekan terakhir terjadi gangguan distribusi BBM akibat tanker yang sulit sandar karena gelombang laut yang cukup tinggi.

"Faktor cuaca yang kurang bersahabat memang mengganggu distribusi. Untuk mengatasinya, kamis udah melakukan optimalisasi mobil tangki dan menambah jam kerja fuel terminal BBM," ucapnya.

Haris pun menyebut saat ini kondisi sudah mulai terkendali. Pihaknya juga terus memantau kondisi SPBU yang kosong untuk segera mendapatkan distribusi BBM.

"Kondisinya sudah aman. Distribusi sudah kami lakukan ke SPBU yang dilaporkan kosong. Saat ini dalam perjalanan. Kalau masih ada yang kosong, mohon dilaporkan ke kami agar segera kami penuhi kebutuhannya," ujarnya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
13 hari lalu

Pasokan BBM Belum Normal, Antrean Panjang Masih Terjadi di SPBU Jembrana

14 hari lalu

Pasokan BBM Terlambat, Antrean Kendaraan di SPBU Flores Mengular hingga 1 Km

15 hari lalu

BBM Langka di Gianyar Picu Antrean Panjang, Polisi Selidiki Penjualan Eceran dalam Botol

15 hari lalu

BBM di Jembrana Masih Langka, Pertalite 8 Ton Ludes dalam Hitungan Jam

15 hari lalu

BBM Langka di Bali, ASN Jembrana WFH dan Siswa Belajar Daring hingga 17 Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal