LABUHANBATU, iNews.id - Puskesmas Tanjung Haloban di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), tengah diterpa konflik internal setelah sejumlah pegawai memprotes kepala puskesmas hingga videonya viral di media sosial. Persoalan itu kini berujung laporan polisi atas dugaan pencemaran nama baik.
Dalam rekaman video yang beredar, sejumlah pegawai terlihat melabrak Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Susyani, saat berada dalam mobil di lingkungan kantor. Para tenaga kesehatan menyampaikan protes terhadap kepemimpinan kepala puskesmas.
Sejumlah pegawai dalam aksi tersebut menuding adanya dugaan penyalahgunaan wewenang, termasuk pungutan dan pemotongan yang mereka nilai tidak jelas. Suasana sempat memanas saat seorang pegawai perempuan memanggil rekan-rekannya yang masih berada di dalam kantor untuk ikut keluar menyampaikan aspirasi.
Buntut viralnya video tersebut, Susyani melalui kuasa hukumnya mendatangi Polres Labuhanbatu dan membuat laporan atas dugaan pencemaran nama baik. Pihak kepala puskesmas membantah tudingan yang disampaikan sejumlah pegawai.
Kuasa hukum pelapor, Yarham Dalimunthe mengatakan, tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya tidak benar. Dia menduga persoalan tersebut muncul sebagai upaya menjatuhkan posisi kliennya sebagai kepala puskesmas.