"Kita mendampingi 43 tenaga kesehatan tentang laporan kepala puskesmas yang viral. Kita mendampingi terlapor dan di sini semua sebanyak 43 orang menunjukkan kebersamaan mendampingi temannya yang sudah dilaporkan," ujarnya.
"Kami minta polisi lebih profesional melihat permasalahan ini, Pemkab dan Dinas Kesehatan Labuhanbatu mengambil kebijakan jangan sampai ini berlarut dan proses ini berlanjut," katanya.
Beriman berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Dinas Kesehatan dapat turun tangan untuk menengahi konflik tersebut. Menurut pihak terlapor, persoalan yang terjadi merupakan bentuk kritik pegawai terhadap kinerja pimpinan yang mereka duga melakukan penyalahgunaan wewenang.