Kisah Tragis Ahli Perang Gerilya Pelatih Tentara Indonesia, Tewas Bunuh Diri dengan Pistol

Maria Christina Malau
Jenazah Igning diterbangkan dengan Pesawat RI-002 yang berangkat bulan November 1947. (Foto: Istimewa)

Akhirnya, jenazah Igning digali kembali. Jenazahnya dimasukkan ke dalam peti khusus untuk ekspor, setelah dia meninggal 30 hari sebelumnya. 

Jenazah Igning diterbangkan dengan Pesawat RI-002 yang berangkat bulan November 1947. Pesawat yang membawa jenazah Igning dalam peti dari timah hitam itu bermanifest: Kapten Pilot Bob Freeberg, mantan pilot Angkatan Laut Amerika Serikat yang disewa pemerintah Indonesia, Navigator Opsir Udara II Muharto, Radio Operator Opsir Muda Udara II Budiarjo, Flight Engineer Lettu Sunaryo.

Sementara penumpang yang turut serta Mayjen Abdulkadir, Opsir Udara II Suyono dan istri, Opsir Udara III Iskandar dan istri, 20 orang siswa penerbang yang akan dilatih ke India. 

Namun, perjalanan membawa jenazah Igning dengan rute Yogyakarta-Pekanbaru-Labuan hingga ke tanah airnya tidak mudah.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan Tsunami Dampak Gempa, Warga Tarakan Panik Selamatkan Diri ke Tempat Tinggi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Pesisir Gorontalo Utara, Sejumlah Perahu Terseret Ombak

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal