Kisah Tragis Ahli Perang Gerilya Pelatih Tentara Indonesia, Tewas Bunuh Diri dengan Pistol

Maria Christina Malau
Jenazah Igning diterbangkan dengan Pesawat RI-002 yang berangkat bulan November 1947. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - SejarahKedirgantaraan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peristiwa Igning. Igning adalah nama panggilan Kapten Ignacio Espina yang dikenal sebagai ahli perang gerilya dan ditugaskan melatih tentara Indonesia di zaman penjajahan Belanda.

Kisah hidup anggota G-2 (Intel) Philippine Army itu berakhir tragis di Indonesia. Dia tewas bunuh diri di sebuah rumah di Yogyakarta.

Igning datang ke Indonesia pada bulan Agustus 1947 dengan menumpang pesawat C-47. Dikutip iNews.id, Kamis (24/2/20222) dari buku "Awal Kedirgantaraan di Indonesia, Perjuangan AURI 1945-1950", pesawat yang dilarikan Bob Freeberg pada bulan Juni 1947 itu, diberi registrasi Indonesia dan dikenal sebagai Pesawat RI-002.

Dia melatih tentara Indonesia atas permintaan Opsir Muda Udara III Muharto. Saat datang ke Indonesia, Igning juga membawa sepucuk tommy-gun yang disepuh chrome nickel. Senapan mesin ringan itu hadiah dari bagian Intel Filipina untuk Presiden Soekarno. 

Muharto saat itu membawa radio transmitter untuk tetap mengadakan hubungan antara Yogya dan Manila. Tidak lama kemudian, Muharto dan Budiarjo berangkat bertugas ke Manila. Keduanya bersama antara lain enam orang kadet penerbang dan dua orang infiltran dari PHB AURI, yakni Sersan Udara Dhomber dan Sersan Udara Mulyono, untuk menyusup ke Kalimantan dari utara.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan Tsunami Dampak Gempa, Warga Tarakan Panik Selamatkan Diri ke Tempat Tinggi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Pesisir Gorontalo Utara, Sejumlah Perahu Terseret Ombak

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal