Kota Yogyakarta Bentuk Tim Pencegahan Perdagangan Orang

Antara
perdagangan orang

YOGYAKARTA, iNews.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalikan Penduduk dan KB Kota Yogyakarta menginisiasi pembentukan tim pencegahan tindak pidana perdagangan orang. Tim ini akan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat guna mengantisipasi perdagangan anak. 

“Pembentukan tim ini untuk mencegah agar kasus perdagangan orang tidak terjadi, karena banyak masyarakat yang masih belum memahami tindak pidana ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Yogyakarta Edy Muhammad di Yogyakarta, Jumat (5/3/2021).

Selama ini, masyarakat belum banyak yang memahamai apa itu perdagangan orang. Kasus ini kerap ditemukan beririsan dengan kasus lain yang jamak ditemui di masyarakat. Salah satunya dalam proses adopsi anak. 

“Kasus seperti ini pernah terjadi dengan melibatkan perantara yang meminta sejumlah uang saat adopsi,” katanya.  

Kasus serupa juga pernah muncul dalam proses rekrutmen pekerja. Pekerja tidak ditempatkan pada posisi seperti yang dijanjikan pada tahap awal. Namun dipekerjakan pada sektor lain atau mempekerjakan anak di bawah umur.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
9 hari lalu

Sidang Kasus Daycare Little Aresha, 11 Pengasuh Menangis Minta Keringanan Hukuman

12 hari lalu

TPPO Modus Prostitusi Online di Jatim Terbongkar, Polisi Sita 38 Kondom

26 hari lalu

Kasus Pungli Parkir Foodtruck Bolosego di Alkid Jogja Dihentikan, Ini Alasannya

31 hari lalu

Detik-Detik Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Sempat Terdengar Letupan

31 hari lalu

Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Api Membesar dari Lantai Atas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal