Gus Yaqut menuturkan, Kirab Satu Negeri yang berlangsung sejak satu bulan lalu berakhir di Ponpes Al Munawwir Krapyak bukan tanpa alasan. Sebab, ponpes ini banyak memberikan kontribusi sejarah Bangsa Indonesia. “Dari sinilah para tokoh NU hadir untuk memberikan kontribusi bagi sejarah. Kita terima dan pertemukan bendera dari semua wilayah di pondok yang memberi kontribusi bagi sejarang negeri ini,” katanya.
Yaqut mengajak kepada semua kader NU, Banser dan juga Ansor untuk siap berjuang mempertahankan Merah Putih tetap berkibar sampai kapan pun. Bahkan sudah ada ribuan pemuda yang bersaksi dan berikrar untuk selalu cinta NKRI.
Dalam rangkaian penutupan Kirab Satu Negeri, juga dilaksanakan Global Unity Forum (GUF) atau Forum Persaudaraan Global di Hotel JW Marriot Yogyakarta. Kegiatan itu untuk memberikan inspirasi, terutama pengalaman Indonesia yang berhasil menjalani kehidupan majemuk, namun tetap hidup guyub, rukun, damai dan toleran.