Masuki Musim Kemarau, Warga Gunungkidul Manfaatkan Air Telaga

Kismaya Wibowo
warga Panggang Gunungkidul memanfaatkan air telaga untuk mandi, mencuci dan memberi minum ternak. (foto: iNews.id/Kuntadi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Memasuki musim kemarau, sejumlah warga Kabupaten Gunungkidul, mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka memanfaatkan telaga untuk mandi dan mencuci serta memberi minum ternak. Sementara untuk kebutuhan konsumsi, warga mengandalkan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Kesulitan air bersih ini mulai dirasakan warga Pedukuhan Blimbing Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang. Setiap hari, warga harus menyusuri jalan berbatu menuruni perbukitan untuk mencari air di Telaga Cowet. Sambil menjinjing jeriken, warga membawa air untuk dibawa ke rumahnya.

“Sehari bisa lima kali, kalau tidak sapi-sapi saya bisa mati,” kata Ngatemi, Selasa (16/9/2020).

Tidak hanya Ngatemi, setiap hari ada puluhan ibu-ibu dan anak-anak yang hilir mudik. Tidak hanya mengambil air, namun juga mandi dan mencuci di telaga ini. Selain untuk ternak, air yang dibawa pulang juga untuk mandi kebutuhan di toilet.

“Kalau untuk minum dan masak pakai PDAM, kita pakai untuk mandi dan cuci biar irit,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Dampak Kemarau Panjang di Pemalang, Ribuan Warga Terpaksa Beli Air

7 hari lalu

Permudah Warga, UNY Dampingi Digitalisasi Pemdes Gunungkidul lewat E-Kelurahan

1 bulan lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

1 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

1 bulan lalu

Dampak Darurat Kekeringan, Emak-Emak di Klabang Bondowoso Serbu Droping Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal