Masuki Musim Kemarau, Warga Gunungkidul Manfaatkan Air Telaga

Kismaya Wibowo
warga Panggang Gunungkidul memanfaatkan air telaga untuk mandi, mencuci dan memberi minum ternak. (foto: iNews.id/Kuntadi)

Lurah Girisekar Sutarman mengatakan Telaga Cowet telah menjadi sumber penghidupan warga. Sepanjang tahun telaga ini tidak pernah kering meski airnya agak keruh. Tahun ini kemarau sepertinya lebih pendek, sehingga dampaknya tidak begitu dirasakan.

“Dari sembilan pedukuhan, tujuh yang sudah teraliri dari PDAM. Kalau untuk mencuci dan minum ternak warga mengambil dari telaga,” katanya.

Warga dulu percaya minum air teh dari air telaga ini lebih enak dibanding air dari sumber mana pun. Bahkan sampai dengan 1990-an masih banyak yang menggunakan air ini untuk memasak. Namun dengan masifnya penyediaan jaringan PDAM, warga mulai beralih.

“Untuk yang belum teraliri PDAM masih mengandalkan dropping atau membeli,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
18 jam lalu

Dampak Kemarau Panjang di Pemalang, Ribuan Warga Terpaksa Beli Air

7 hari lalu

Permudah Warga, UNY Dampingi Digitalisasi Pemdes Gunungkidul lewat E-Kelurahan

1 bulan lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

1 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

1 bulan lalu

Dampak Darurat Kekeringan, Emak-Emak di Klabang Bondowoso Serbu Droping Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal