Pabriknya Hancur Dibom, Miliarder Ukraina Ini Bakal Tuntut Rusia

Umaya Khusniah
Pabrik Azovstal, perusahaan baja terbesar eropa di Kota Mariupol, Ukraina, hancur dibom Rusia. (Foto: tangkapan layar Twitter)

KIEV, iNews.id - Miliader Ukraina bakal tuntut Rusia. Dia mengaku rugi besar setelah pabrik baja miliknya di Mariupol, Azovstal hancur dibom tentara Rusia. 

Miliader bernama Rinat Akhmetov ini berencana menuntut ganti rugi sebesar 17 miliar hingga 20 miliar dolar AS kepada pemerintah Rusia. 

Tak hanya di Azovstal, pabrik besi dan baja Illich milik miliader ini rusak parah selama penembakan Rusia di Mariupol. 

"Kami pasti akan menuntut Rusia dan menuntut kompensasi yang layak untuk semua kerugian dan bisnis yang hilang," kata Rinat Akhmetov. 

Produsen baja terbesar Ukraina, Metinvest itu menambahkan, jumlah nominal akhir tuntutan akan ditentukan dalam gugatan terhadap Rusia.

Miliarder Akhmetov telah melihat kerajaan bisnisnya hancur sebelum perang oleh delapan tahun pertempuran di timur Ukraina. Saat itu separatis pro-Rusia mengambil alih petak wilayah di sana.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal