Permintaan Pasar Turun, Petani Bunga Krisan di Kulonprogo Merugi

Kuntadi
dampak Covid-19 membuat petani bunga krisan di Kabupaten Kulonprogo merugi. (Foto: istimewa)

Geliat permintaan pasar mulai terasa dalam beberapa pekan ini. Hanya saja, bunga yang ada baru siap dipanen pada akhir bulan nanti. Sedangkan petani tidak mau mengambil resiko, untuk menanam. Mereka akan melihat kondisi pasar sampai benar-benar membaik. 

“Banyak yang masih takut utang ke bank untuk mencari modal,” katanya.

Lurah Gerbosari, Damar mengakui banyak petani bunga krisan di wilayahnya terdampak Covid-19. Mereka tidak mampu bertahan karena sulit menjual hasil panen. Kondisi ini membuat warga kesulitan dan banyak yang mengelola tanaman pertanian lainnya.

Kalurahan sudah mendata warga yang terdampak untuk diajukan sebagai calon penerima bantuan. Kalurahan juga mengajak mereka untuk ikut mengelola agrowisata bersama dengan BUMdes. 

“Mudah-mudahan kondisinya segera membaik, karena dampaknya sangat terasa,” katanya. 
   

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Kotabaru Lantik Pj Sekda dan Tanam Pohon Ucapan Selamat

57 tahun lalu

Usai Dilantik, Bupati Kotabaru Imbau Ganti Karangan Bunga dengan Tanaman Hidup

57 tahun lalu

Tren Baru, Bibit Pohon Gantikan Karangan Bunga Sambut Pelantikan Bupati Sidoarjo

57 tahun lalu

Karangan Bunga Penuhi SMK 4 Semarang usai Anggota Paskibra Tewas Ditembak Oknum Polisi

57 tahun lalu

Semarakkan Dies Natalis ke-64 ITS, PP IKA ITS Inisiasi Karangan Bibit Tanaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal