Toko Gunung Agung Bangkrut, IKAPI DIY: Dukungan Pemerintah terhadap Industri Buku Lemah

Yohanes Demo
Toko buku Gunung Agung (foto: ilustrasi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY turut merespon terkait kabar kebangkrutan toko buku Gunung Agung yang merupakan salah satu toko buku paling legendaris di Indonesia. IKAPI DIY menyoroti lemahnya dukungan pemerintah terhadap industri buku  

Ketua IKAPI DIY, Wawan Arif Rahmat mengatakan, saat ini industri buku memang sedang menghadapi situasi yang sulit. Khususnya bagi toko buku konvensional seperti Gunung Agung.

"Toko buku konvensional yang bentuknya fisik, hari ini tantangannya memang luar biasa," kata Wawan saat dihubungi, Kamis (25/05/2023).

Wawan menyoroti lambatnya respons pemerintah terhadap kondisi industri buku yang semakin sulit. Meski satu per satu toko buku maupun penerbit telah gulung tikar, sampai saat ini pemerintah belum mengambil inisiatif apapun.

Wawan melihat ada perlakukan yang berbeda dari pemerintah ketika masalah tersebut datang dari industri lain, misalnya industri perbankan. Ketika perusahaan perbankan yang mengalami kesulitan finansial, pemerintah sangat cepat merespon melalui berbagai bantuan finansial.

"Kami melihat respons ini sama sekali belum diberikan kepada industri buku, sehingga pemerinta seperti abai terhadap para pelaku di industri buku," kata dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PHK Massal Buruh Sritex di Sukoharjo, Pedagang UMKM Ikut Terancam Gulung Tikar

57 tahun lalu

Pelatih Legendaris PSIS Semarang Edy Paryono Terbaring Sakit, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Lezatnya Pecel Khas Pedesaan Legendaris di Banjarnegara, Ada 15 Sayuran Berkhasiat

57 tahun lalu

Sensasi Kopi Santen Kuliner Ndeso Legendaris di Blora, Rasanya Bikin Ketagihan

57 tahun lalu

Menengok Kampung Bakpia Jogja, Pusatnya Oleh-Oleh Lengendaris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal