Sementara itu, DKI Jakarta mengirimkan Go Jakarta Basketball, Cakra Sakti Basketball, dan Hangtuah Jakarta. Jawa Tengah diwakili Bhinneka Solo serta Satya Wacana Buzzer.
Dua peserta lainnya berasal dari Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. BBM CLS Knights menjadi wakil Jawa Timur, sedangkan Spartans Dream City membawa nama Kalimantan Selatan.
Perwakilan Dewa United Basketball Club selaku penyelenggara EPC, Ridi Djajakusuma, menjelaskan kompetisi ini sejak awal dibentuk untuk memberikan ruang bagi pemain muda memperoleh pengalaman bertanding. Menurut dia, tujuan EPC tidak semata-mata mencari tim terbaik, tetapi juga membantu pemain mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia profesional.
“Bagi kami, EPC bukan hanya tentang pertandingan atau mencari siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kompetisi ini memberikan pengalaman kepada pemain-pemain muda untuk berkembang, menghadapi tekanan pertandingan, dan mempersiapkan diri sebelum mereka masuk ke level profesional,” ujar Ridi dalam keterangannya.
Ridi juga menilai pertumbuhan jumlah peserta menjadi perkembangan positif bagi pembinaan basket usia muda di Indonesia. Semakin banyak klub yang terlibat menunjukkan kebutuhan terhadap kompetisi kelompok usia tersebut semakin besar.