Namun, peringkat Indonesia kembali naik ke posisi 32 usai atlet angkat besi, Rizky Juniansyah mampu menyumbang medali emas di cabor angkat besi nomor 73 kilogram (kg) putra.
Medali emas yang didapat Leonardo menorehkan rekor tersendiri. Untuk pertama kalinya cabor selain bulu tangkis mampu menyumbang medali emas selama keikutsertaan Indonesia di ajang Olimpiade.
Seperti diketahui, cabor bulu tangkis jadi andalan dalam meraup medali emas Indonesia dalam setiap gelaran olimpiade. Sayangnya, pada edisi 2024 kontingen Merah Putih gagal meraih medali emas dan hanya sanggup menyabet medali perunggu melalui tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung.
Leonardo meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 terbilang cukup mulus. Atlet berusia 27 tahun itu sukses kalahkan atlet tuan rumah Bassa Mawen pada laga perempat dengan catatan waktu 4,88 detik.
Di laga semifinal, Leonardo sanggup kalahkan Rezza Ali Pour dengan catatan waktu 4,78 detik. Alumnus Universitas Tanjung Pura itu sempat kalah dari wakil Iran tersebut di laga semifinal Asian Games 2022.