Memasuki gim kedua, Tiwi/Fadia tampil jauh lebih ngotot. Mereka mempercepat transisi serangan dan memperkecil celah kesalahan sendiri. Strategi ini membuat Bao/Li kesulitan keluar dari tekanan.
Tiwi/Fadia unggul 11-8 pada interval gim kedua. Selepas jeda, mereka terus menjaga konsistensi permainan dan memperlebar jarak poin demi mengamankan gim.
Usaha tersebut berbuah manis. Tiwi/Fadia menutup gim kedua dengan skor 21-15, memaksa laga ditentukan lewat gim penentuan.
Pada gim ketiga, pertandingan berlangsung ketat. Kedua pasangan saling kejar poin dan enggan mengendurkan tempo. Reli panjang kerap terjadi dalam situasi krusial.
Tiwi/Fadia mampu menjaga fokus dan unggul 14-11. Keunggulan ini terus dipertahankan hingga akhir laga, meski Bao/Li sempat memberikan perlawanan sengit.
Akhirnya, Tiwi/Fadia mengunci kemenangan gim ketiga dengan skor 21-18. Hasil ini memastikan gelar juara Thailand Masters 2026 menjadi milik ganda putri Indonesia.