Imam menjelaskan latihan difokuskan pada pukulan dan pergerakan di lapangan dengan kecepatan sedang. Program tersebut dibuat agar pemain dapat beradaptasi sebelum memasuki fase pertandingan.
"Programnya ada pukulan-pukulan dan pergerakan di lapangan dengan speed yang sedang biar besok sudah bisa lebih biasa," tambah Imam.
Sementara itu, pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyambut Asian Games 2026 dengan motivasi lebih besar. Ajang di Nagoya menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki hasil setelah pengalaman kurang memuaskan pada Asian Games Hangzhou.
Leo/Daniel mengaku suasana latihan pertama di Jepang berjalan positif. Mereka mulai membangun kekompakan bersama seluruh anggota tim Indonesia.
"Hari ini latihannya cukup baik, programnya masih maintain latihan kami yang di Indonesia kemarin. Suasana di sini enak dan kebersamaan timnya mulai terbangun. Semoga terus positif dari hari ke hari," ujar Daniel.