"Setelah podium, saya merasa pusing. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi hari ini saya mengalaminya," ucap Marquez.
Marquez tidak menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap kondisi yang harus dihadapi pembalap. Menurut dia, kombinasi sprint race yang melelahkan, cuaca panas, serta kewajiban mengenakan pakaian balap saat seremoni podium menjadi tantangan berat.
"Sekarang kondisi saya sudah kembali normal. Namun, ini memang wajar. Ini seperti mimpi buruk: podium, balapan sprint, dan pakaian balap kulit," katanya.
Pembalap asal Spanyol itu menegaskan pemulihan fisik harus menjadi prioritas utama. Dia tidak ingin aktivitas di luar lintasan mengganggu performanya dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.
"Namun, memang begitulah keadaannya. Karena itu, saya berusaha menjaga diri. Pada akhirnya kami adalah atlet dan ingin tampil sebaik mungkin," ujarnya.