Sebelum sprint race Mandalika, Marquez tertinggal dua poin dari Jorge Martin. Namun, kemenangan dramatis tersebut mengantarkannya ke puncak klasemen dengan keunggulan empat poin.
Ini menjadi kali pertama Marquez memimpin klasemen secara keseluruhan sepanjang musim 2026.
Kemenangan tersebut juga tidak lepas dari drama yang dialami Martin. Pembalap Aprilia itu sempat memimpin balapan sebelum dugaan masalah tekanan ban ketika tersisa lima putaran memaksanya menyerahkan posisi terdepan kepada Marquez.
Nasib Martin semakin buruk setelah dia melakukan kesalahan menjelang akhir balapan. Akibatnya, dia harus puas finis di posisi keempat.
Meski kini memimpin klasemen, Marquez tetap memasang target realistis untuk balapan utama. Dia menyadari Sirkuit Mandalika bukan lintasan yang selama ini memberikan hasil terbaik baginya.