Marquez kemudian membandingkan kebutuhan pemulihan pembalap dengan perawatan motor balap. Menurut dia, keduanya membutuhkan perhatian terhadap detail kecil agar mampu menghasilkan performa maksimal.
"Jika ingin motor tampil maksimal, Anda memperhatikan semua detail kecil. Anda mengisi bahan bakar baru dan melakukan semua hal tersebut. Seorang atlet juga membutuhkan perlakuan yang sama," tuturnya.
Dia bahkan mengaku langsung meninggalkan mobil golf yang membawanya seusai kegiatan balapan untuk mencari tempat beristirahat.
"Hari ini, ketika merasakan kondisi tersebut, saya melompat turun dari mobil golf dan pergi ke ruangan saya untuk mencoba memulihkan diri," ucapnya.
Di balik kondisi fisiknya yang mengkhawatirkan, Marc Marquez justru memperoleh hasil penting dalam persaingan juara dunia MotoGP 2026.