Miguel Oliveira menjadi juara di MotoGP Mandalika 2022. Uniknya, Dia mempersembahkan kemenangan ini seorang staf hotel bernama Risman. (foto: REUTERS/Willy Kurniawan).
Rilo Pambudi

JAKARTA, iNews.id - Profil biodata Miguel Oliveira menarik untuk dibahas. Dia merupakan pembalap MotoGP asal Portugal yang mewakili tim KTM Red Bull.

Nama Miguel Oliveira mulai dikenal sejak menjadi runner-up di Kejuaraan Dunia Moto2 2018. Pembalap berusia 27 tahun itu menjadi sorotan setelah beberapa waktu lalu menyabet podium pertama di MotoGP Mandalika 2022.

Start di posisi ke tujuh, Oliveira berhasil menjadi jawara melibas Sirkuit Mandalika, Lombok, Indonesia. Dia berhasil mengalahkan para pesaingnya dari Fabio Quartararo hingga Jack Miller. 

Miguel Oliveira menjadi juara di MotoGP Mandalika 2022. Uniknya, Dia mempersembahkan kemenangan ini seorang staf hotel bernama Risman. (foto: REUTERS/Willy Kurniawan).

Oliveira menjadi yang tercepat dengan mencatatkan waktu 33 menit 27,233 detik. Dia mencatatkan namanya sebagai pembalap MotoGP pertama yang menjadi juara di Sirkuit Mandalika.

Namun penampilannya tak begitu gemilang lagi pada race berikutnya, yakni di Autodromo Termas de Rio Hondo. Di Argentina, dia hanya mampu finis di posisi ke-13.

Dikutip iNews.id dari berbagai sumber, berikut ini adalah profil biodata Miguel Oliveira.

Profil Biodata Miguel Oliveira

Nama Lengkap: Miguel Angelo Falco de Oliveira

Tempat Lahir: Almada, Portugal

Tanggal Lahir: 4 Januari 1995

Usia: 27 tahun

Tinggi Badan: 170 cm

Berat Badan: 64 kg

Tim Saat Ini: Red Bull KTM Factory Racing

Nomor Start: 88

Perjalanan Karier Miguel Oliveira

Mulai bergelut dengan motor sejak kecil, Miguel Oliveira telah berpartisipasi dalam kejuaraan Mini GP Portugis pada 2004 saat usianya masih sembilan tahun. Saat itu, dirinya bahkan telah berhasil memenangkan penghargaan Young Promise of The Year di Portugal. 

Dikutip dari laman resmi Oliveira 88, pembalap asal Portugal itu memenangkan Metrakit World Festival di Spanyol melawan pembalap dari 14 negara pada tahun 2005. Kemudian pada tahun 2007, Oliveira memenangkan kejuaraan Mediterranean Pre-GP125

Pada tahun 2008, Oliveira berpartisipasi dalam beberapa kejuaraan dan tampil apik hingga menjadi unggulan di Red Bull Rookies dengan dua kemenangan berturut-turut dalam tiga taruhan.

Oliveira berada di urutan ketiga di CEV (Kejuaraan Nasional Spanyol) dan peringkat ke-5 di kejuaraan eropa pada tahun 2009. Musim berikutnya, Oliveira memenangkan 5 dari 7 acara kalender dan meraih dua poin lebih unggul dari pasalnya, Maverick Vinales, yang menempati posisi runner up.

Infografis

Miguel kemudian menjalani empat musim di Kejuaraan Dunia Moto3 dari 2012–2015.

Kepercayaan diri dan pengalamannya yang meningkat akhirnya berakhir dengan menempati posisi kedua di klasemen akhir musim 2015 di belakang Danny Kent. Capaian tersebut akhirnya membuatnya mendapatkan tempat di Moto2.

Pada tahun 2016, dia naik ke kategori Moto2 dan bergabung dengan tim Leopard Racing, bersama dengan juara dunia Moto3 dalam gelar Danny Kent. Musim ini ditandai oleh beberapa kesulitan, yaitu patah tulang selangka, yang membuatnya kehilangan 4 Grand Prix.

Pada tahun 2017, dia diundang kembali untuk bergabung bersama tim Red Bull KTM Ajo. Dia berhasil menyelesaikan Kejuaraan Dunia di posisi ke-3. 

Di awal 2018, dia terpilih sebagai Sportsman of the Year, dalam kategori Atlet Pria, oleh Konfederasi Olahraga Portugal, serta dinobatkan sebagai Duta Besar Global untuk Integritas dan Transparansi Olahraga oleh Sport Integrity Global Alliance (SIGA).

Miguel menjadi lebih baik pada tahun 2018 dan mendapatkan 12 tempat podium untuk menyelesaikan musim di tempat kedua secara keseluruhan. Pertunjukan yang mengesankan itu membuatnya mendapatkan promosi ke MotoGP 2019 bersama tim Red Bull KTM Tech 3.

Miguel memperoleh kemenangan MotoGP perdananya di Red Bull Ring selama putaran kelima musim 2020. Dia kemudian menutup musim dengan mengamankan kemenangan di kandang sendiri saat GP Portugal.

Pembalap Portugal itu melihat lebih banyak kesuksesan pada tahun 2021. Bersama mantan rekan setimnya, Brad Binder di tim Red Bull KTM Factory Racing, dia berhasil mengamankan kemenangan di GP Catalan.

Hal yang menginspirasi dari Oliveira, dirinya menempuh pendidikan dokter gigi di sela kariernya sebagai pembalap MotoGP. Hingga pada akhirnya Oliveira menjadi dokter gigi berlisensi dan membuka praktik pada 2019.

Itulah profil biodata Miguel Oliveira. Kariernya di dalam maupun luar sirkuit balapan diharapkan bisa menginspirasi banyak orang.



Editor : Dimas Wahyu Indrajaya

BERITA TERKAIT