Apa itu Aturan Bubble dalam Sepak Bola?

Rilo Pambudi
Aturan Bubble dalam Sepak Bola (Foto: Istimewa)

Sebagai contoh adalah Piala AFF 2020 silam yang digelar di satu negara yakni Singapura. Sistem ini akan menempatkan semua orang yang terlibat pada suatu turnamen di tempat yang sama selama kejuaraan berlangsung.

Orang-orang yang berada di 'bubble' adalah pihak-pihak yang sudah terdaftar mulai dari atlet, pelatih, wasit, official, panitia, hingga awak media.

Selama turnamen berlangsung, pihak-pihak yang berada dalam 'bubble' atau kawasan terbatas tidak boleh berinteraksi dengan orang luar maupun keluar dari area tersebut. Tujuannya tidak lain adalah untuk membatasi interaksi dengan orang yang berada di luar bubble.

Saat turnamen Piala AFF 2020 lalu, ada 4 pemain Indonesia yang sempat terkena aturan tersebut. Mereka adalah Victor Igbonefo, Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Rizky Dwi Febrianto yang tidak diperbolehkan bermain di partai final leg kedua melawan Thailand karena melanggar aturan tersebut.

Tak hanya sepak bola, sistem bubble juga diterapkan pada ajang-ajang olahraga internasional lain di era pandemi beberapa waktu lalu. Sebagai contoh, turnamen bulu tangkis All England 2021 hingga rangkaian Indonesia Badminton Festival 2021 di Bali juga menggunakan aturan bubble.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WOSPAC Barcelona Resmi Hadir di Indonesia, Jalan Talenta Muda Menuju Eropa

57 tahun lalu

Bongkar Rahasia Coach Indra Sjafri! Sepaktemu Academy Dapat Wejangan Cetak Bintang Sepak Bola Sejak Dini

57 tahun lalu

Diserbu Pemain Muda, Shin Tae-yong Auto Senyum Ada Turnamen untuk Junior

57 tahun lalu

Farmel FA Mulai Tur Nusantara, Exco PSSI Eko Setyawan Beri Dukungan Penuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal