“Kami berpelukan sebelum pertandingan, berpelukan setelahnya, dia tahu apa yang saya rasakan tentang dia, saya tahu apa yang dia rasakan tentang saya. Selama 90 menit, Anda melupakan semuanya, tetapi sekarang jika kami memiliki kesempatan untuk bertemu, kami akan berbicara,” tutur Mourinho.
Mourinho kini akan menghadapi pertemuan emosional lainnya. Dia dijadwalkan kembali ke Stadio Olimpico untuk menghadapi Roma di Liga Champions, klub yang pernah memecatnya.
“Musim lalu itu Chelsea dan klub saya yang lain, hal seperti ini terjadi. Saya tidak bisa menyembunyikannya, Roma di Roma, itu pertama kalinya saya kembali ke sana. Tentu saja, ini akan emosional, tetapi hanya sebelum dan sesudah pertandingan, selama pertandingan saya memakai penutup mata,” ucap Mourinho.
Ketika ditanya alasan Presiden Real Madrid Florentino Perez begitu bertekad membawanya kembali, Mourinho kembali mengeluarkan pernyataan khasnya.
“Karena situasinya sulit. Jika mudah, itu bukan untuk saya. Jika sulit, Anda panggil Jose.”