Presiden FIFA Gianni Infantino Diselidiki Kejaksaan Swiss atas Dugaan Kriminal

Antara
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Foto: AFP)

"Para pejabat FIFA bertemu dengan penegak hukum dari berbagai belahan dunia untuk tujuan itu," ujarnya menambahkan.

Infantino terpilih menjadi Presiden FIFA pada 2016, menggantikan Sepp Blatter yang dicopot karena terlibat kasus kriminal pada 2015.

Blatter disanksi oleh komite etis FIFA, tetapi penyelidikan terhadapnya masih berlangsung dan belum ada hukuman apapun terhadapnya dan dia sendiri membantah melakukan kesalahan.

Setelah terpilih, Infantino berjanji akan membersihkan FIFA dan berusaha mengembalikan fokus badan itu kembali ke sepak bola saja, mengingat lembaga itu dibelit kasus korupsi terburuknya pada 2015 yang berujung penghukuman terhadap beberapa orang di Amerika Serikat.

Pekan lalu, Lauber mengundurkan diri setelah pengadilan administratif federal Swiss menyatakan dia telah menutup-nutupi pertemuannya dengan Infantino dan berbohong terhadap atasannya, ketika kantornya menyelidiki dugaan korupsi di FIFA.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
4 hari lalu

Seperti Piala Dunia, FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar 4 Tahun Sekali

5 hari lalu

Prabowo Akan Bertemu Gianni Infantino jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

8 hari lalu

FIFA Diguncang Polemik Proyek Kontroversial, Gianni Infantino Siapkan Perombakan Besar Tata Kelola

17 hari lalu

Penampakan Bola Raksasa dan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Ramaikan CFD Sudirman-Thamrin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal