JAKARTA, iNews.id - Sidang kematian Diego Maradona kembali mengguncang publik setelah para dokter yang menangani sang legenda dituduh lalai dan meninggalkannya dalam kondisi kritis hingga meninggal dunia.
Jaksa penuntut menyebut para terdakwa sebagai “kelompok amatir” yang mengabaikan berbagai tanda bahaya sebelum Maradona meninggal pada 2020.
Pengacara keluarga, Fernando Burlando, yang mewakili Dalma dan Gianinna Maradona, menyampaikan pernyataan keras di ruang sidang dengan menyebut sang legenda “dibunuh”.
Kasus ini kembali dibuka lewat persidangan ulang di San Isidro, dekat Buenos Aires, dengan hampir 100 saksi dijadwalkan memberi kesaksian terkait kematian mantan bintang Piala Dunia 1986 tersebut.
Maradona meninggal pada usia 60 tahun akibat serangan jantung saat dalam masa pemulihan usai operasi pengangkatan bekuan darah di otak.