Peneliti Kembangkan Smartwatch Bisa Deteksi Covid-19 Lewat Keringat

Intan Rakhmayanti Dewi
Ilmuwan dari University of Texas di Dallas, meneliti perangkat seukuran jam tangan yang dapat menganalisis keringat dan dapat melihat tanda-tanda badai sitokin disebabkan Covid-19. (Foto: Daily Mail)

Perangkat seperti jam tangan ini mengukur tingkat dua protein yang melonjak selama IBD menyala dan saat dikenakan di lengan, keringat pasif berdifusi ke dalam strip sensor. Sensor tersebut  berisi dua elektroda, dilapisi dengan antibodi yang mengikat kedua protein, suatu proses yang mengubah arus listrik yang menuju ke reader.

Reader itu kemudian akan mentransfer data secara  nirkabel ke aplikasi smartphone yang mengubah pengukuran listrik menjadi konsentrasi protein.

Setelah beberapa menit, keringat lama berdifusi, dan keringat yang baru keluar masuk ke strip untuk dianalisis. Untuk sensor sitokin baru mereka, yang dikenal sebagai SWEATSENSER Dx, para peneliti membuat strip sensor dengan antibodi terhadap tujuh protein pro-inflamasi.

SWEATSENSER Dx cukup sensitif mengukur sitokin pada pasien yang memakai obat anti-inflamasi, mengeluarkan jauh lebih sedikit bahan kimia. Perangkat melacak level sitokin hingga 168 jam sebelum strip sensor perlu diganti.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

11 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

18 hari lalu

Jangan Biarkan Baju Basah Kering di Badan, Bisa Picu Kurap hingga Jerawat Punggung

26 hari lalu

Ketiak Sering Basah Padahal Cuma Duduk? Kenali Hiperhidrosis dan Penyebabnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal